Cara Menghitung Kebutuhan Pupuk

Pupuk sering langka, dan kelangkaan pupuk terutama terjadi saat musim tanam. Ada petani yang sudah mendapatkan pupuk, tetapi masih merasa kurang pupuknya, karena sekarang anjurannya adalah mengurangi pupuk kimia (NPK) dan menggantikannya dengan pupuk organik. Apabila sebagian pupuk kimia diganti dengan pupuk organik, dan penggunaannya dikombinasikan antara pemupukan organik dan anorganik, pertanyaannya adalah seberapa besar pupuk organik yang digunakan agar tanaman tetap menghasilkan produksi yang optimal. Untuk menjawab pertanyaan itu marilah belajar cara menghitung kebutuhan pupuk, bersama pakarnya dari Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN”Veteran” Yogyakarta. Untuk lebih jelasnya dapat didownload di: Perhitungan Kebutuhan Pupuk Kimia dan Organik. Apabila ingin minta penjelasan lebih detail dapat berkomunikasi melalui alamat ini maupun melalui email.

About these ads

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: