Kalau mendengar kata urin, yang terbayang di benak kita, adalah cairan yang bau (pesing=bahasa jawa), dan biasanya dibuang di WC. Akan tetapi urin yang ini ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair yang digunakan untuk memuouk tanaman. Mengapa urin yang bau ini bisa digunakan untuk pupuk, karena bau pesing tersebut menunjukkan adanya kandungan nitrogen (N) dalam bentuk amonia (NH3) yang bisa menguap. Nitrogen dibutuhkan sebagai unsur hara utama oleh tanaman. Biasanya petani memberikan nitrogen pada tanaman melalui pupuk kimia urea atau ZA, tetapi pupuk ini sering langka dan harganya mahal lagi. Apa salahnya kita cari pengganti pupuk kimia, atau minimal mengurangi pupuk kimia dengan pupuk-pupuk dari bahan yang ada di sekitar kita. Ada tip dari pakar dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta tentang pupuk dari urin kelinci, tunggu sebentar lagi akan di upload
Tags: kelinci, nitrogen, pupuk cair, ternak, urin
August 6, 2009 at 8:27 am |
ok dah ..